Harta dan Asset yang sebenarnya sudah saya pahami sejak masih duduk di bangku kuliah memiliki arti berbeda, tapi saya hanya bisa membacanya dari pola laporan keuangan Bank/Perusahaan yang terbalik dengan sisi saya sendiri bila saya memiliki sebuah objek kekayaan. Saya dulu, sama sekali tidak berupaya mendalaminya untuk bisa merubah paradigma saya mengenai UANG.
Masalah keuangan seringkali timbul dari cara pandang kita yang salah pada pemahaman makna Harta dan Asset ini. Bukan menyalahkan pihak perbankan kalau akhirnya terbentuk di masyarakat arti yang sama antara harta dan asset.
Untuk membaca artikel ini secara lengkap, Lakukan LOGIN atau REGISTER untuk mendaftar!
Bookmark
Hits: 837
Comments (3)
Jadi Terbuka Mata & Pikiran Kita
Dg membaca artikel ini, jadi membuka Mata Pikiran Kita, bahwa selama ini kita terlalu tergila2 mengumpulkan harta, tapi bukan Asset yg bisa menduplikasikan/menghasilkan income. Segera Evaluasi kesehatan Laporan Keuangan kita. Thx
...
Baru tahu juga beda aset dan harta
Mudah2an kedepan bisa lebih bijak dalam pengeluaran uang......
Mudah2an kedepan bisa lebih bijak dalam pengeluaran uang......
melek financial yuk!!
kalau masalah ini sudah gue tau bro, tp masalahnya emang sulit bagi orang yg belum melek financial. Maunya apa2 dibeli udah punya motor pengen mobil udah punya 2 ingin 3, punya ini dan itu masih kurang mlulu. Sampe lupa bahwa harta kita malah grogoti kekayaan atau penghasilan kita. yang menurut orang awam aset ternyata liabilitas/pengeluaran. pesen gue hati2 memanage keuangan. jangan berperilaku konsumtif dan perbanyak aset. belilah invetasi yg dapat menghasilkan duit shg harta kita tdk ludes alias lenyap tanpa bekas. Dengan menambah aset hidup kita ga bakalan ngejar duit terus, malah duit yg ngejar kita. peace !! buat kamu yg mau maju.
Tuliskan komentar Anda
Untuk menulis komentar, Anda harus LOGIN. Jika belum terdaftar, lakukan pendaftaran dulu sebagai member.GRATIS.

