Sejak kecil saya senang dengan dongeng dan cerita. Apalagi jika cerita itu mengandung unsur mitos, takhayul, atau legenda. Mengapa saya suka sekali mendengarkan cerita tersebut? Karena didalam mitos, takhayul atau legenda, selalu ada pelajaran yang bisa kita ambil. Celakanya, setelah dewasa saya masih tertarik dengan mitos dan takhayul. Celaka lagi, lama kelamaan saya mulai percaya bahwa mitos dan takhayul itu adalah fakta, nyata, realita bukan opini semata. Nah, ternyata pengusaha, eksekutif dan bisnis juga ada mitosnya, dan ini sangat dipercaya oleh banyak pengusaha termasuk saya, sebelum saya mengenal dunia Coaching. Kita akan membahas tiga mitos yang sangat populer dari banyak mitos diluar sana.
Mitos#1 - Jadi pengusaha harus “gila”
Pengalaman saya selama 20 tahun bersentuhan dengan dunia bisnis, terutama ketika saya menjalani profesi business coach, pengusaha yang sukses adalah orang-orang yang sangat waras. Mereka tidak gila, ada lima ciri yang meyakinkan saya bahwa mereka tidak gila.
1. Mereka sangat berpengetahuan, karena rajin ikut seminar dan workshop.
2. Mereka tidak mudah percaya apa kata orang, mereka membuktikan dengan mempraktekkan segala jenis teori yang mereka sudah tahu.
3. Mereka tidak takut gagal bukan karena “gila”, mereka memahami bahwa tidak ada kesuksesan tanpa proses belajar melalui kesalahan.
4. Mereka menguasai ilmu komunikasi efektif.
5. Mereka memahami cara mengelola uang, walau banyak dari mereka yang memulai tanpa uang yang besar.
Artinya jadi pengusaha harus 100% waras!
Mitos#2 - Cari karyawan susah
Global Employment Trends for Youth dari International Labour Organization (ILO) menyebutkan jumlah pemuda menganggur sepanjang satu dekade, 1995-2005, meningkat 15% menjadi 85 juta orang. Konon, peningkatan itu dipacu oleh pertumbuhan populasi penghuni dunia usia 15 tahun-24 tahun yang tidak imbang dengan perluasan lapangan pekerjaan.
Pemuda menganggur di Indonesia juga terus bertambah. Bila pada 2004 saja sudah 10,25 juta, setahun berikutnya mencapai 10,85 juta. Demikian juga jumlah sarjana menganggur, yang tahun berikutnya tercatat 385.418 jiwa. Sumber www.bisnis.com. Apa betul, tidak ada satupun orang yang bagus untuk dijadikan karyawan?
Kenyataannya, mencari karyawan tidak susah. Jika tahu caranya. Anda bisa memberikan 10 alasan mengapa bekerja diperusahaan anda sangat mengasyikan.
Jika manusia sudah bisa menemukan cara pergi ke bulan, saya yakin pasti ada strategi dalam merekrut karyawan andalan, bahkan karyawan ideal. Pertanyaannya, apakah anda sudah mencari caranya?
Mitos#3 - Mau sukses harus kerja keras
Pernah dengar istilah, KALAU MAU SUKSES, KAYA HARUS KERJA KERAS ...
Jika anda percaya bahwa sukses terjadi hanya dengan kerja keras, harusnya sudah banyak kuli yang kaya raya, pengamen yang jadi milyader, tukang batu yang sukses.
Tujuan jelas
Kerja keras memang modal utama, tapi sukses datang karena kita memiliki pengetahuan/knowledge dan pengalaman/experience, bukan hanya karena kerja keras saja. Ada hal lain selain kerja keras yaitu tujuan yang jelas. Visi, goal dan arah perusahaan adalah lampu sorot yang akan membuat kerja keras menjadi sebuah kesuksesan.
Kerja keras tanpa tujuan yang jelas adalah mimpi buruk. Suatu saat akan ada momen kebosanan, frustrasi, setelah mendapat apa yang diinginkan ternyata tidak puas.
Arah yang jelas tanpa kerja keras adalah mimpi di siang hari alias mengkhayal.
Kerja keras dengan tujuan yang jelas, mendatangkan sukses dengan kepuasan hati. Semakin jelas tujuan, pikiran tenang, perasaan puas, tindakan semangat, maka semakin mudah kekayaan mendekati Anda.
Kecuali jika ada orang yang tidak mau kerja keras, tidak ada tujuan, ini yang saya sebut “pingsan”. Tidak ada kesadaran, kehilangan kendali kehidupan.
Jangan terhipnotis oleh mitos-mitos yang menghambat produktifitas anda. Jaga jangan sampai karyawan dan team anda juga terjebak dengan mitos-mitos ini. Biarkan mitos ini menjadi panduan Anda, hanya agar Anda memberikan kesempatan kepada otak Anda untuk mempelajari hal-hal baru, kreatifitas baru, filosofi baru dan tentunya membawa Anda kepada tindakan baru.
Positive thinking without positive action you will get positively nothing!
Bookmark
Hits: 1783
Comments (0)
Tuliskan komentar Anda
Untuk menulis komentar, Anda harus LOGIN. Jika belum terdaftar, lakukan pendaftaran dulu sebagai member.GRATIS.

