Jamespropertyinvestor.com

Hot Menu

Artikel Investasi Property
Kumpulan artikel, trik & tips investasi property.
Artikel Umum & Investasi
Kumpulan artikel bermanfaat tentang investasi & motivasi.
Jual Beli Rumah
Area untuk jual beli property.

Pendaftaran Member

Silahkan Login untuk member Pilih "register" untuk mendaftar, agar bisa mengakses seluruh materi & artikel.

Advertorial

JUAL PULSA BERANTAI SECARA OTOMATIS
Tanpa kerja hasilkan uang dengan cara jual pulsa otomatis. harga pulsa MURAH, jualnya MUDAH
MENGHILANGKAN STATUS BLACKLIST BI CHECKING
Bagaimana RAHASIA Keluar dari status BlackList BI Checking sekaligus Menaikkan Limit Kartu Kredit Anda.
WORKSHOP PEMBUATAN WEBSITE
Workshop 1 hari ,Pembuatan Website dengan bahasa PHP untuk pemula

Kata-Kata Bijak Hari ini

Bill Cosby - The Cosby Show
Date: Oct 10, 1995


" Saya tidak tahu apa kunci kesuksesan, tapi kunci kegagalan adalah mencoba untuk membuat semua orang senang "

Menjadi Kaya Lewat Hutang ( bagian 2 )

Beritahu Teman Tentang artikel Ini - Klik salah satu icon

Submit Menjadi Kaya Lewat Hutang ( bagian 2 )  in Delicious Submit Menjadi Kaya Lewat Hutang ( bagian 2 )  in Digg Submit Menjadi Kaya Lewat Hutang ( bagian 2 )  in FaceBook Submit Menjadi Kaya Lewat Hutang ( bagian 2 )  in Google Bookmarks Submit Menjadi Kaya Lewat Hutang ( bagian 2 )  in Stumbleupon Submit Menjadi Kaya Lewat Hutang ( bagian 2 )  in Technorati Submit Menjadi Kaya Lewat Hutang ( bagian 2 )  in Twitter
 

Pada artikel sebelumnya, telah kita bahas bahwa berhutang itu justru adalah salah satu langkah untuk menggapai kekayaan secara cepat, namaun tentu saja harus diiringi dengan kecerdasan financial.

Juga telah disebutkan ada beberapa tindakan preventif ketika seseorang memutuskan untuk menggunakan hutang sebagai pijakan untuk mencapai tujuan.

Pada ksesempatan ini kita akan membahas secara detail langkah preventif yang harus dilakukan untuk menjaga agar hutang tetap bersifat baik;

 

 

 

 

  1. Berhutanglah hanya untuk sesuatu yang produktif

Apa yang dimaksud dengan produktif?  Ada beberapa hal yang disebut kriteria produktif bagi suatu barang yaitu :

 

-          Bisa dipastikan nilainya terus naik dimasa depan, atau

-          Menghasilkan pemasukan bagi pemiliknya, atau

-          Mengurangi pengeluaran bagi pemiliknya, atau

-          Mampu membayar sendiri cicilan hutangnya

 

Berarti disini, barang seperti property, kendaraan untuk disewakan, mesin, dsb termasuk salah satu criteria di atas. Apalagi kalau barang tersebut mengandung lebih dari satu kriteria di atas. Menurut Robert Kiyosaki, penulis buku Rich Dad Poor Dad, barang-barang seperti ini di sebut asset.

Jadi kalau Anda masih berhutang untuk sesuatu yang konsumtif, seperti membeli handphone baru, kendaraan baru untuk bergaya, atau untuk justru menikah lagi, pikirkanlah kembali masak-masak, karena hal ini akan membebani keuangan Anda dan menjerumuskan Anda pada jerat hutang tanpa dasar.

 

 

  1. Pay Your Self First

Apa yang Anda lakukan ketika menerima gaji? Berapa lama gaji tersebut bertahan di tangan atau di rekening Anda? Pasti sebagai besar berkata, tidak lebih dari seminggu, uang tersebut sudah menguap. Untuk membayar cicilan handphone, membayar listrik, membayar biaya sekolah anak, membayar tagihan kartu kredit, dsb.

Seharusnya, langsung sisihkan 5 – 10% untuk Anda simpan dalam “rekening penjara” yaitu suatu tabungan yang tidak akan Anda sentuh selamanya. Tabungan ini dimasukkan ke dalam rekening terpisah dari rekening yang biasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tujuannya adalah sebagai persiapan “peluru” untuk mencari peluang-peluang bisnis baru , yang memungkinkan untuk menambah asset Anda nanti.

 

  1. Terus mengembangkan bisnis dan keahlian

Ingat bahwa kita menginginkan bahwa hutang yang kita ambil tadi dibayari oleh orang lain / bisnis/ asset kita, dan bukan berasal dari kantong kita sendiri. Karena itu pastikan bahwa Anda telah mengetahui kemana uang pinjaman tersebut akan digunakan.paling baik adalah jika Anda telah terlebih dahulu memiliki kemampuan di bidang yang akan Anda terjuni dengan hutang tersebut. Karena itu kemampuan dan keahlian untuk mengembangkan hasil dari asset atau bisnis kita adalah mutlak diperlukan. Dengan memiliki kemampuan mengembangkan income yang di dapat dari hasil bisnis atau asset, juga bisa berindak sebagai cadangan jika kita menghadapi penurunan income dari bisnis atau asset kita tersebut.

 

  1. Disiplin

Ini adalah faktor terpenting jika Anda menggunakan hutang sebagai jalan menuju kekayaan karena kreditur atau pemberi hutang akan melihat kedisiplinan anda dalam menjalankan kewajiban membayar angsuran.

Termasuk di dalamnya adalah kedisiplinan untuk menyisihkan kelebihan atas selisih positif yang didapat dari hasil usaha. Jika catatan pembyaran angsuran kita selalu tepat waktu, biasanya ketika angsuran pinjaman kita telah melewati 50% dari total nilai pinjaman, pihak kreditur akan menghubungi kita lagi untuk menawarkan hutang yang lebih besar lagi, karena akibat telah timbulnya rasa kepercayaan pada kita.

  1. Menjaga nama dan hubungan baik dengan kreditur

Ingat, bahwa kreditur adalah partner kita. Karena itu hubungan baik harus tetap dijaga, baik yang bersifat personal maupun professional. Dengan menjaga hubungan baik, jika person in charge kreditur yang bersangkutan pindah ke tempat lain, ia masih akan mengingat kita sebagai debitur atau pengutang yang baik, bukan si pengemplang hutang.

Jangan lupa, bahwa peraruran perbankan di Indonesia juga akan memblack list Anda di semua jaringan bank, jika Anda pernah menunggak sekali saja di salah satu bank manapun di Indonesia, meskipun itu hanya hutang kartu kredit.

 

Demikianlah beberapa hal dasar yang harus silakukan sebagai tindakan perventif dalam mengelola hutang.

Sedangkan untuk mengubah hutang menjadi kekayaan, ada lima langkah yang harus dilakukan yang akan dibahas pada artikel bagian ketiga…..

 

 

 

( JPI Team )

Hits: 3859

Comments (1)

saya hanya berhutang untuk sesuatu yang naik nilainya
otong
saya akan berhutuang untuk membeli sesuatu yang naik nilainya, seperti rumah, bungalow, villa, aprtemen dan rusun.
otong , November 29, 2009

Tuliskan komentar Anda

Untuk menulis komentar, Anda harus LOGIN. Jika belum terdaftar, lakukan pendaftaran dulu sebagai member.GRATIS.

busy
 

You are here: Home Kumpulan Artikel Artikel Umum & Investasi Menjadi Kaya Lewat Hutang ( bagian 2 )
Banner

Artikel Property

Artikel Investasi